untung(masih di)jawa, sebuah pulau
libur panjang 2-3 april kemarin, sy dan teman2 melakukan perjalanan ke pulau untungjawa. kali ini anggotanya ada 5 orang; yudz, gewe, wildan, ixan, dan arbas. kami semua teman se’kandang’ di ragunan, wkwkwkwk. dan yap, kami harus menginap lagi di kantor untuk bisa mencapai dermaga tanjung pasir esok pagi.
dari ragunan, kami nebeng transjakarta sampai harmoni dengan ongkos 2ribu saja, karena masih di bawah jam 7 pagi. dari harmoni kami transit dan berganti bis tujuan kalideres. bis tujuan ini lumayan lama datangnya, lebih dari setengah jam nunggunya! tiba di kalideres, perut mendapat panggilan alam, jadinya ya menunaikan hajat dulu deh,hehe. dari kalideres kami naik angkot hijau dengan trayek kalideres-kotabumi, turunnya di pintu air, tarifnya cuma 3ribu kok. jangan lupa bilang sama supirnya. karena waktu itu kami gak bilang ke supir (bilang ding, tapi supirnya lupa) jadinya kelewat lumayan jauh dan perlu balik lagi ngangkot ke pintu air dan harus merogoh kocek seribu perak.

nah ini di tempat-gak-tahu-dimana gara2 gak ngingetin supir

ini lagi di tanjung pasir, selangkah lagi ke untungjawa
dari pintu air kami naik angkot model elf yang jurusan kampung melayu, inget nih bukan kampung melayu yg jakarta yak! ongkos untuk elf ini 4ribu rupiah. sampai kampung melayu, kami pindah angkot naik angkot putih jurusan tanjung pasir, untuk bisa tau angkot putih yg mana tanyalah pada pak supir atau kenek sang elf tadi. nah ongkosnya ini ternyata lebih mahal 100% dari info di kaskus yg kami dapat, di situ katanya cuma 2ribu gak taunya kami mesti bayar 4ribu, ckckckck. dan lagi2 kami temui ketidakcocokan ongkos saat naik kapal ke pulau untungjawa. di dunia maya disebutkan bayarnya, 15ribu sekali jalan, eh ternyata kami kena bayar 20ribu sekali jalan.
sistem naik kapal ke untungjawa terbilang unik dan mengandalkan kepercayaan, karena ongkos kapal akan ditagih saat kembali ke tanjung pasir. jadi kami harus naik kapal yg sama untuk pergi dan pulang, padahal kalo mau nakal, bisa aja kita pulang naik kapal lain, dan jadi hemat deh cuma kena 20ribu perak pergi-pulang. mode setan on.

welcome gate of luckyjava island :p

masjid al-ihsan, tempat kami sholat jumat
hari sudah menjelang siang ketika kami tiba di pulau untungjawa, karena perjalanan ragunan-untungjawa memakan waktu hampir 4 jam! karena hari jumat kami harus gerak cepat cari homestay dan bersiap sholat jumat. di sana banyak homestay dengan kisaran tarif 150-250 ribu per malam. kami sempat keliling2 dan akhirnya memilih honestay yg pernah kami lewati, yaitu homestay mutiara. di sini ada kamar non-ac bertarif 150ribu dan ada kamar ac bertarif 250ribu. letaknya pun sangat dekat dengan dermaga utama, plus menyatu dengan warung dan dekat masjid. strategis lah pokoknya. info nomor telepon homestay mutiara ada di sini.

lima sekawan jalan2 keliling pulau

model2 gadungan : ixan, arbas, wildan, gewe, yudz
buat sy pribadi, sy lebih suka pulau pramuka. di untungjawa, hiburan utama adalah mancing, yang lain paling beaching, biking, kencing, atau ngising (yg 2 terakhir bukan hiburan loh). otomatis kegiatan kami cuma bisa jalan-jalan keliling pulau, foto gaya2an model, main di pantai malam2 dengan angin yg superwuss, ngeliatin orang mancing, sholat berjamaah di masjid (alim banget gak sih?), makan mie rebus plus es kelapa muda di pinggir pantai, dan ngeliatin orang pacaran di gazebo pinggir pantai, hahaha.
oya pulangnya seru juga, karena sandal favorit sy (yg boleh beli di bali) sempat terbang di tiup angin dan hanyut di laut. untung aja tuh sendal terbawa arus ke pantai jadi bisa sy dapatkan kembali, padahal udah beli sandal baru di warung setempat (ngutang pula), hahaha. pas pulang ini kami salah dermaga, karena kapal kami yg kemarin itu (dan semua kapal lain) tidak berani menepi di dermaga utama karena angin yg tidak bersahabat. jadilah kami terlambat naik kapal pulang yg ternyata menepi di dermaga lain, dan efeknya kami sampai di ragunan lagi 5 menit menjelang isya dan tergopoh2 sholat magrib.
kali ini perjalanannya bikin capek, sumpah! capek! oya total jendral pengeluaran sy di perjalanan ini adalah…rp.142.500!!! bisa berubah-ubah tergantung selera makan di untungjawa sih. peace!
ragunan-tanjung pasir
transjakarta ragunan-harmoni-kalideres : rp 2000
angkot hijau kalideres-pintu air : rp 3000
angkot (titik bablas)-pintu air : rp 1000
elf pintu air-kampung melayu : rp 4000
angkot putih kampng melayu-tanjung pasir : rp 4000
tanjung pasir-untungjawa
tiket : rp 20000 per orang
waktu : 35 menit
biaya di untungjawa
patungan nginap : rp 30000
gado-gado + aqua botol : rp 11000
mie rebus sore : rp 7000
mie rebus malam : rp 6000
nasi rames + teh anget : rp 10000
mie rebus siang + es teh : rp 10000
untungjawa-tanjung pasir
tiket : rp 20000 per orang
waktu : 35 menit
tanjung pasir-ragunan
angkot putih tanjung pasir-kampung melayu : rp 4000
elf kampung melayu-pintu air : rp 4000
angkot hijau pintu air-kalideres : rp 3000
transjakarta kalideres-harmoni-ragunan : rp 3500
pulau pramuka (yang masih jakarta)
tanggal 13 maret kemarin, sy dan gewe melakukan perjalanan ke pulau pramuka, kepulauan seribu, jakarta. hanya dengan bermodal info dari blog tetangga (thanks to blogger), kami nekat saja berangkat. diawali dengan bermalam di kantor, demi bisa mencapai muara angke sebelum jam 7 pagi.
pagi itu masih gelap sekitar pukul 5.30, kami mulai bergerak. langkah pertama adalah menuju terminal ragunan utk naik transjakarta, tapi rencana berubah karena ada kopaja 605a yang siap berangkat. ternyata itu bis ngetem di cilandak padahal kami sudah bayar 2000 perak per orang, karena mengejar waktu maka pindahlah kami ke kopaja lainnya, kopaja 19, dengan ongkos 2000 perak per orang. setibanya di blok m, kami langsung incar bis jurusan blok m-pluit patas p37, kocek lagi 2500 perak per orang. Sampai di pluit, naik angkot jurusan pluit-muara angke dengan ongkos per orang 3000 perak saja. dan akhirnya kami tiba di muara angke sekitar 06.30 pagi.
di muara angke sudah banyak kapal berjejer untuk penumpang tujuan pulau pramuka. rupanya banyak sekali orang yang ingin ke pulau pramuka untuk berlibur hari itu. kapal yang kami naiki adalah kapal motor bertarif 30ribu rupiah per kepala, berukuran sedang, bergeladak kayu, bertoilet alami, bermesin sangat bising, dengan sistem drainase manual, serta tak berbangku (alias lesehan). tapi jujur, tempat paling enak di kapal itu adalah di..toiletnya! ademmm… perjalanan dari muara angke ke pulau pramuka kurang lebih memakan waktu 3 jam perjalanan. tidur jadi pilihan sy untuk menghabiskan waktu di kapal, zzz.. pertanyaannya adalah : berapakah jarak muara angke-pulau pramuka? sy juga belum tahu.

suasana kapal muara angke-pulau pramuka (bareng sayur euy)
sampai di pulau pramuka hari sudah menjelang siang. lapar pula. cari2 makan dan akhirnya pilihan kami jatuh pada nasi soto ayam, harganya 14ribu perak per porsi. abis makan, mulailah nyari penginapan. nongkrong dulu di masjid, trus nanya sama mbak2 di situ. dasar hoki, katanya ada orang yg lagi nyari orang buat patungan nginep. jadilah kami patungan bertujuh untuk penginapan family bertarif 250ribu per malam, jadi cuma rogoh kocek 36ribu per orang. :)

di gerbang pulau pramuka
beruntung kami gabung nginep sama orang2 dewasa dan haus petualangan, jadi setelah beberes barang di kamar kami menuju dermaga untuk snorkeling. nah snorkeling ini juga patungan lagi sama orang lain, jadi murah lagi deh. biayanya yaitu kapal 300ribu rupiah seharian, guide 60ribu rupiah seharian, dan alat 35ribu rupiah juga seharian. setelah dihitung-hitung per orang hanya keluar biaya 57,5ribu rupiah aja!

ini dia kapal snorkeling kami, red gold singapur!

pemandangan di sekitar pulau aer yg seperti di luar negeri
snorkeling bener2 menyenangkan. jujur, sy jadi ketagihan, sy jadi suka banget snorkeling. pertama kita latihan dulu di pulau aer, di sini sang guide menjelaskan tentang tools snorkeling, cara, dan teknik menggunakannya. dan voila,.. dari belajar pertama ini sy ‘berhasil’ minum seteguk air laut. asin banget dan bikin seret tenggorokan. setelah semua kru kapal (minus nahkoda) latihan snorkeling, kami bersebelas (termasuk guide dan nahkoda) meluncur ke tempat praktek snorkeling di lautan. pemandangan bawah laut indah banget, colorful dan menyegarkan. abis praktek, kami meluncur ke pulau semak daun untuk beristirahat dan makan siang. di pulau ini cuma ada satu tukang jualan. untuk makan siang ini, kami pilih mie rebus plus minum air mineral, total jendral hanya 11ribu saja. dari pulau semak daun, kami spotting sekali lagi sebelum pulang. di spot tersebut arif sang guide sempat mengambil seekor bulu babi, dan eko (salah satu teman patungan kami) langsung minta untuk makan itu bulu babi. dan karena sy penasaran dan juga terprovokasi oleh si eko ini, sy cobain deh makan bulu babi. rasanya gurih seperti telur ikan, hanya saja sedikit amis. hmm..makan babi tapi bulunya doang haram gak yah? hehehe.. sebelum pulang sempat mampir juga ke nusa resto, tapi gak makan, cuma lihat2 kolam ikan yang banyak hiu, dan juga bulu babinya. dan akhirnya petualangan snorkeling ini harus berakhir sekitar pukul 17.30an.

langsung jatuh cinta sama snorkeling :)

yudz n gewe mejeng di pulau semak daun

kolam hiu di nusa resto
setelah sholat isha, saatnya makan malam. kata arif (yang guide itu loh..) makan yang enak di warung makan bu ade. enak sih, mungkin juga karena lapar. tapi asli warung bu ade emang banyak yg mampir. menu malam itu cuma nasi goreng dan es teh aja seharga 10ribu saja. abis makan, kelilingin pulau deh, nyari lokasi yg bisa dikunjungi esok paginya.

pastel ikan = enak

jalan-jalan pagi keliling pulau
pagi itu sy memilih untuk sarapan di sebuah warung di sebelah penginapan kami. cukup dengan semangkuk mi rebus, segelas aqua, dan segelas es teh, bayarnya cuma 10ribu aja. sempet juga nyobain pastel ikan yg kata ibu pemilik warung, itu jajanan khas pulau pramuka. harganya? seribu perak aja per buah. abis mandi, kami jalan2 lagi ke lokasi yg sudah disurvei semalam dengan menyusuri garis pantai pulau pramuka. tujuan kami adalah ke penangkaran penyu sisik (bernama latin : eretmochelys imbricata). di sini kami sempat liat2 dan pegang2 penyu sisik, mereka sangat lucu. dan kami beruntung karena pagi itu akan ada acara pelepasan penyu ke laut. dan setelah acara pelepasan penyu ini, pas batere kamera sy habis.. :P

di pusat pelestarian penyu sisik

sang penyu sisik

oya, ada yg tau gak ini buah apa?
jadwal kapal pulang masih jam 1 siang, kami (kali ini sy dan gewe saja) pamitan kepada teman2 baru kami sepenginapan, karena kami iseng2 mau ngojek ke pulau panggang sebelum pulang. pulau panggang adalah murni pulau untuk pemukiman penduduk. bisa dibilang ini merupakan pulau yg padat penduduk. disini panas bukan main, mungkin karena itu kali ya namanya pulau panggang, panasss kaya dipanggang! oya ojek yang ini bayarnya 3ribu perak sekali jalan, bisa pilih mau ke pulau karya atau pulau panggang. dari pulau ini kami pun beranjak pulang, sebelumnya harus ke pulau pramuka lagi dengan ojek, disambung dengan kapal motor sedang untuk menuju muara angke. di kapal ke muara angke ini kami dapat hoki lagi, bayarnya cuma 25ribu aja per orang. soalnya kami naik bareng mantan pacarnya sang nahkoda, hahahahaha.. lumayan hemat 5ribu perak, bisa buat naik angkot dari muara angke ke grogol. nah dari grogol tinggal naik transjakarta ke ragunan, masih tetap seharga 3500 rupiah. dan akhirnya tiba lagi di kantor kira2 menjelang magrib.
capek? iya juga sih, tapi karena dapat rasa suka sama snorkeling jadi gak terlalu terasa capek euy. setelah dihitung-hitung lagi pengeluaran selama 2 hari dan 1 malam di sana hanya…rp.220.500!!! kalo gak pake naik kopaja dua kali, dan gak pake beli pastel ikan jadi cuma rp.215.500!!!
ragunan – muara angke
kopaja 605a ragunan-blok m : rp 2000
kopaja 19 ragunan-blok m-tanah abang : rp 2000
patas p37 blok m-pluit : rp 3500
angkot b01 pluit-muara angke : rp 3000
muara angke – pulau pramuka
tiket : rp 30000 per orang
waktu : 3 jam
biaya di muara angke
nasi soto ayam + air minum : rp 14000
patungan inap : rp 36000
patungan snorkeling : rp 57500
nasi goreng + es teh : rp 10000
sarapan mi rebus + es teh : rp 10000
pastel ikan : 3 biji x rp 1000
ojek ke pulau panggang (pp) : rp 6000
pulau pramuka – muara angke
tiket : rp 25000 per orang
waktu : 3 jam
muara angke – ragunan
angkot muara angke-grogol : rp 5000
transjakarta grogol-ragunan : rp 3500
(kalo) ke bali (jangan) untuk kerja
hiyyah…jalan lagi nih sy keluar kota. kali ini tujuannya adalah : denpasar. wooow..excited banget sih awalnya, secara belum pernah ke bali. walaupun dalam rangka tugas negara (lagi), selalu ada siasat untuk jadi jalan2, hehehe..
kali ini sy berangkat naik damri aja ke bandara soekarno hatta, lebih murah cuma 20 ribu saja. bawa barang hanya satu tas punggung dan satu tas paha. tas punggungnya sy masukin ke bagasi, sekali2 lenggang kangkung di dalam pesawat. kali ini terbang bener2 cuma sendirian ke denpasar, gak ada teman sekerja yg bareng sy.
perjalanan cukup cerah dan lancar, tapi tetep kelaparan juga, lapar sejadi2nya. sampai bandara ngurah rai, langsung cari ganjelan perut, yg gak mahal dan gak pake antri, pilihan pun akhirnya jatuh ke rotiboy. nego taksi trus langsung berangkat ke tempat tugas di denpasar.

bandara ngurah rai
taksi dari bandara (ngurah rai taxi) ternyata gak ada argometernya, jadi ya ongkosnya tawar menawar dgn pak supir. ada yg aneh nih, di dalam taksi ada sesaji. dan kata pak supirnya sih di semua taksi ada, bahkan di depan rumah2 penduduk pun ada.

sesaji dalam taksi
untuk makan atau sarapan di denpasar ternyata cukup mudah selama kita hati2 milihnya. secara daging babi di sini legal. ada mie ayam, ada nasi padang, ada soto ayam surabaya, ada nasi kuning, jadi urusan makan amanlah. seperti sarapan pertama sy di denpasar adalah..nasi jinggo. nasi jinggo terdiri dari sedikit nasi putih, sedikit suwiran ayam, sedikit irisan tempe, sedikit sawi, sedikit mie, sedikit serundeng, dan sedikit sambal. karena sedikit inilah maka makan nasi jinggo minimal harus dua bungkus, hehe..

nasi jinggo, satu tak pernah cukup :p
***lagi2 kerjaan sy di sana masuk klasifikasi rahasia, jadi ya gak bisa sy beberkan di sini***

kru denpasar : afrias, yudhis, ibun, andrew, ibrahim
di hari terakhir tugas, lagi asik nongkrong dan ngobrol, lagi laper jg sih, eh tiba2 seorang ibu yg selesai melaksanakan upacara keagamaan datang dan membawa satu paket nasi yasa (baca : nasi yase). nasi kuning komplit dgn telor asin, udang, sate ikan, serundeng, ikan asin, kacang, daging ayam, lalapan dan sambal, itulah nasi yasa. pas banget lagi jam makan siang, alhamdulillah…

makan siang dgn nasi yasa, komplit!
setelah melewati malam tahun baru di kecamatan sambil liatin kembang api di semarak kejauhan, esoknya, di hari pertama 2010, kami berempat sesama rekan sekerja, melakukan tur de bali dengan rute : tanah lot – garuda wisnu kencana – joger. dgn bermodal nekat, sedikit uang, plus dua sepeda motor, tur pun dijalankan.

tim mio : kris + yudz

tim nouvo : andrew + ibun
kami harus merambah ke utara untuk dapat sampai tanah lot. jalan menuju tanah lot benar2 asik, kanan kiri sawah terhampar ditambah jalan yg berliku2 dan sepi. tanah lot ramai pengunjung, dengan segala keindahan dan misteri pura di atas batu karangnya.

salah satu sisi tanah lot
selanjutnya kami menyusur turun ke selatan, karena di sanalah gwk berada. di gwk ada patung wisnu yg baru jadi setengah badan dan kedua belah tangan saja. sisanya sy masih gak tau kpn jadinya. di gwk kita dapat melihat patung wisnu tadi, atau bisa meneropong bali dari ketinggian bermodal koin seharga 5 ribu saja untuk 3 menit. di gwk pula, kita bisa dikepang gratis, ditatto gratis, atau dibuat karikatur gratis.

di depan kedua tangan wisnu

mengintip meneropong cewe mandi

pembuatan karikatur wajah cuma-cuma
tur berlanjut, kami kembali menuju utara hingga sampai di joger. wuih..ternyata di joger rame banget! belanjanya jadi kurang enak, karena harus buru2 antri. antriannya pun panjang bukan kepalang. besok2 klo mau ke joger jangan pas musim liburan gini deh, demi kenyamanan dan kepuasan.

ngantri di kasir joger
abis itu udah, pulang ke kosan trus siap2 ke jakarta dgn penerbangan terakhir. bali, i’ll be back!
warung kec. denpasar barat
nasi jinggo : rp 2500
nasi yasa : gratis (dibagikan setelah upacara keagamaan)
tanah lot
tiket : rp 7000 per orang
parkir : rp 3000 per motor
garuda wisnu kencana
tiket : rp 25000 per orang
parkir : gratis
selayang padang
apa yg terbayang saat mendengar kata ‘padang’? klo sy sih jadi inget rendang dan makan siang, hehehe. oke kali ini sy akan pergi ke ranah minang, padang, untuk sebuah tugas negara *cieeh..hueks*. sebuah kota yg beberapa waktu lalu terluka oleh gempa. namun semoga luka2 itu sudah tak lagi menganga di sana. amin..
perjalanan sy dimulai 14 desember pagi hari sekali, sekitar jam 04.35 sy sudah bertolak ke bandara soekarno hatta cengkareng. agak istimewa (baca: mahal :p) karena taksi yg sy tumpangi adalah taksi silver bird yg mercy itu loh.. plus sang supirnya adalah om sy sendiri. emang enak naik mobil mewah eropa punya. tenkyu om bud.. :)

di dalam silver bird mercedes benz mewah
ini pertama kalinya sy boarding ke pesawat tanpa melalui ‘belalai gajah’, alias jalan kaki trus naik tangga ke dalam pesawat. penerbangan ke padang ditemani cuaca yg cerah bersahabat, tapi cukup kelaparan karena gak dapat snek ditambah lagi sarapan yg cuma dua tangkep roti.

my first walkthrough-anvil-boarding
satu setengah jam kemudian sy tiba di bandar udara internasional minangkabau (tulisannya sih internasional tapi kok kecil yak). di sini ternyata turun dari pesawatnya gak pakai ‘belalai gajah’ lagi. dari bandara kami dijemput oleh orang dinas setempat menuju hotel. dan ternyata padang itu puuuaaannnaaasss! sy langsung ngegrobyos saat tiba di sana. kata orang padang sih itu karena posisi kita dekat dengan pantai.

bandara minangkabau internasional
di padang sy tinggal di hotel padang, hotel yg cukup unik. karena cuma satu lantai alias gak tingkat, trus bentuknya jg kaya kontrakan gitu. tapi unik karena di depan hotel ada bangunan cagar budaya yg disahkan oleh walikota padang, yg sekaligus adalah lobi hotel itu.

susunan kamar yg mirip kontrakan

hotel padang tampak muka
****karena urusan pekerjaan sy di padang masuk klasifikasi rahasia, maka ceritanya gak sy muat di sini. tapi yg pasti tiap hari sy makan nasi padang. dan ternyata nasi padang di kota padang selalu ada jengkolnya euy. udah default kali yak :p***
akhirnya waktu pulang tiba, nah sebelum pulang jalan2 dulu lah sekalian beli oleh2. mumpung dianter sama org dinas kota padang, hehehe. di sana liat rumah2 dan gedung2 yg rusak akibat gempa padang. meski begitu pembangunan dan perbaikan sudah dilakukan di sana sini, cukup sebagai bukti bahwa semangat org2 di sana sudah bangkit.
abis itu sy dan teman2 seperjalanan nongkrong di pantai padang sebentar, ngobrol2 trus makan ikan bakar di pinggir pantai. gratis pula, makasih ya pak m arif. trus kami beli oleh ke toko christine hakim, kirain sih yg pemain film itu gak taunya bukan, cuma namanya yg sama.




wajah padang 19 desember 09

pantai padang yg cerah abis

ikan2 calon korban kelaparan kami :p
dan sejurus kemudian kami sudah ada di bandara minangkabau untuk kembali ke jakarta (kaya lagu yah..). nah nunggu pesawatnya bener2 nyebelin, satu jam lebih delay dan kami para penumpang hanya di-’bayar’ dgn sekotak teh botol dan sebungkus wafer tango yg udah gak renyah. tega beuttt..

ini dia ‘bayaran’ kami atas delay pesawat yg satu jam itu
klo ada kesempatan kembali ke padang, sy mau ke pantai air manis tempat si malin kundang.
from plembang with cuko
setelah cukup lama gak mampir ke tempatnya pak karno dan pak hatta (baca : bandara soekarno-hatta), akhirnya 2 desember kemarin sy mampir lagi deh. kali ini ada kegiatan kantor ke palembang, ini jg jadi pertama kalinya sy ke kota pempek itu. ternyata sy masih ser-seran pas pesawat take-off, secara sebelumnya sering dengar berita kecelakaan pesawat di negeri ini. fiuhhh..

ini pulau apa ya? yg pasti ada di jalur jkt-plb
sampai sana masih siang, hampir tengah hari. jadi pas sama waktu makan, diajaklah rombongan kantor ke restoran pagi sore palembang. bagusnya, wanita pelayan dan kasir di situ semuanya berjilbab, cantik. :) abis itu kami pergi ke hotel sebentar kemudian pergi ke tempat show untuk persiapan.

ini dia hotelnya, swarnadwipa.
kemudian setelah persiapan dirasa cukup, pulang ke hotel dan kemudian makan malam dilanjut keliling sekilas di kota palembang. karena malam itu hujan, jadi ya cuma foto sedikit aja.

jembatan ampera di malam hari
besoknya, rombongan melakukan show yang bisa dibilang cukup berhasil. antusiasme sumatera selatan cukup tinggi dgn banyaknya hadirin yg mewakili tiap kabupaten di sumsel. sebenarnya agak ngeri jg demoin email capturing di kota kelahiran y3dips, sang pendiri echo, fiuhh. setelah acara selesai, dilanjut makan siang lagi di tempat yg sama dgn hari sebelumnya, yup restoran pagi sore :)

mas candra, teman sekamar sy, lagi nunggu makan siang terhidang
sorenya kami sempatkan untuk jalan2 lagi. jembatan ampera, sungai musi, benteng kuto besak, masjid agung, toko kain songket, sampai pempek candy, semua kami singgahi dan lewati. malamnya diajak oleh bapak dan ibu tuan rumah untuk makan pempek saga. nah di situ ada menu yg baru sy tau, namanya lenggang panggang. maknyuss!!! jadi lenggang itu pempek yg dicampur telor bebek, terus dipanggang dalam mangkuk persegi yg terbuat dari daun pisang. mantap dah pokoknya. ^.^

jembatan ampera

masjid agung palembang

lenggang panggang + cuko = mantapsz
pagi dini hari sebelum pulang ada kejadian seru. jadi menurut pengamatan sy dan mas candra, diasumsikan bahwa hotel ini kurang perawatan. dan akhirnya asumsi kami terbukti, pada pukul 4.30 pagi kamar yg sy pakai banjir. banjir beneran sampai karpet kamar basah terendam. ketika diperiksa oleh pihak hotel, banjir jg terjadi di kamar sebelah kami, dan mereka mengatakan bahwa ada kebocoran pipa. beruntung pihak hotel memindahkan kami ke kamar lain yg aman sehingga kami bisa sholat subuh dgn nyaman.

keliatan kan genangannya?
lumayan jg pengalaman perdana di palembang. oya, thanks buat bapak dan ibu tuan rumah serta bang ucha yg sudah menemani dan menjamu kami dgn penuh semangat. kapan2 ajak kita nonton sriwijaya fc di tribun vip ya bang.. hehehe
malang trip #2
selamat pagi, malang! wuuh..udara malang minggu pagi kmrn benar2 sejuk. sayang nih klo udara sebagus ini gak dinikmati. sy putuskan utk berjalan pagi ke bunderan tugu. masuk ke tamannya trus foto deh dgn bekgron tugu kota malang. fresh bgt udara di malang. bikin tambah semangat utk menyelesaikan misi historis nanti.

tugu bunderan kota malang, suejuuukk..
dari bunderan kami berniat utk menyusuri jalan yg mengelilingi hotel, sekalian nyari sarapan. dan ketemu jg deh tempat sarapannya, depot soto trunojoyo, di jalan trunojoyo. langsung pesen aja, sy nasi soto ayam, adik sy nasi rawon. eh ada krupuk rambak sapi jg, mmmm..my favorite. pesen juga. alhamdulillah kenyang…

sarapan mantab bin nampol..
abis srpn kami balik k hotel buat mandi dan bersiap utk misi historis. gak lupa beli tiket pulang di stasiun jam 9 pagi, dapet duduk pula. kmudian misi dimulai, pertama naik angkot ke jalan kedawung, lagi2 cukup satu kali aja. smp sana, jalan sbntr, trus telpon mama d jkt, nanya lg dmn kira2 rumah bude lin (sang target). nanya deh tuh ke rumah yg jualan voucher pulsa, eh langsung tau si empunya rumah. “itu mas rumahnya yg buka wartel di depan masjid sana.” gampang bgt ya misi ini.. masuk k wartel itu trus nanya sm ibu2 yg jaga, “bu numpang tanya, tau rumahnya bu lin?”. si ibu jawab, “o..ya, sy sendiri. ada apa ya?”. wah ketemu!! ya udh langsung aja sy ceritain knp sy ada d situ. ngobrol2 sbntr, krn sy jg gak bgitu kenal, kan dulu sy msh kecil bgt. trus dikasih tau deh rumah tmpt sy dulu tinggal, deket banget. pulangnya mampir dulu, foto2 lagi, hehe.. historic mission accomplished!

kedawung viii, tempatku kecil dulu di malang.. :)
next..laper. target berikutnya adalah bakso president, yg udh cukup terkenal. wajar aja krn udh ada sejak tahun 1977. ke sana jalan kaki biar tambah laper, biar enak makan baksonya, haha. lumayan jauh (baca : 2 km) tapi ketemu jg tuh. tempatnya bagus loh, halamannya adalah rel kereta yg masih aktif. trus dindingnya dilapis bilik bambu. bangkunya jg empuk. nyaman deh pokoknya.. baksone rek..uenak tenan. kami pesen yg bakso campur biasa, seporsi 9ribu perak. oya, di dalam jg dipajang banyak foto seleb yg pernah makan di situ.

ganang di depan bakso president

halaman depan bakso president

foto2 seleb yg pernah makan di bakso president

bakso campur biasa yg luar biasa enak, hehe
abis makan kenyang, pulang lg ke hotel. tp mampir dulu ke city of arema, sebuah toko merchandise arema. niatnya sih mau beli kaos arema yg asli, eh katanya mbak yg jaga kaos itu gak dijualbebas. aneh.. ya udh deh gak jadi beli, mungkin lain kali.

keren bgt kan toko merchandise arema ini?
trus balik lg k hotel karena waktu udh mendekati jam 11, biar bisa cek out sblm jam 12. bersih2 bentar, packing, cabut deh. karena kereta masih jam 3 brgktnya, ya udh sholat zuhr dlu d masjid ahmad yani. abis itu jalan k trunojoyo ke arah stasiun utk nyari oleh2. smp stasiun baru jam 1 siang, ya udh numpang ngaso aja di lounge kereta executive di stasiun, ademmm..

kembali pulang woi!
jam 14.15 kami masuk k stasiun, biar bisa langsung duduk. kali ini kami dapat tempat di gerbong 8. kali ini kereta ekonomi terasa nyaman, bisa selonjoran krn kursi di dpn kami kosong. bagusnya kereta pun brgkt ontime, jam 15.00 teng. tp namanya ekonomi ya, selonjoran kami cm bisa sampai jam 17an. soalnya kereta udh mulai penuh dan kursi selonjoran kami udh berpenghuni. selanjutnya kisahnya mirip seperti wktu brgkt, tukeran ruang utk kaki supaya bisa selonjor, full sound, pengamen, pedagang, panas, gerah, pegel, dan yg pasti telat tiba d jatinegara. bonusnya jalan angkot 06a ke rumah macet parah karena ada bis mogok dan galian jalan. kurang apalagi perjalanan kali ini coba?.. susah, senang, komplit beriring-iringan. :)
besok2 kemana lagi yah?…
depot soto trunojoyo
jl. trunojoyo, malang
teh manis : rp 2000
nasi rawon : rp 8000
nasi soto ayam : rp 8000
bakso president
jl. batanghari, malang
es teh : rp 2000
teh manis : rp 1500
bakso campur biasa : rp 9000
malang trip #1
sampai stasiun kereta pukul setengah dua..
duduk aku menunggu, tanya loket dan penjaga
kereta tiba pukul berapa..
yap, sabtu kmrn lirik ini persis tjadi pd sy. hr itu sy dan adik sy, akan mengunjungi malang. kami tiba di stasiun jatinegara jam stngh dua. krn di tiket yg kami beli, kereta ‘express’ matarmaja akan brgkt jam 14.15. tnyata…telat, biasa banget. naiklah kami k gerbong 4, jadilah kami berjuang menerobos barisan manusia menuju gerbong 2, tempat dimana kami seharusnya.. :P seru bgt!

yudz n ganang di kereta ‘express’
naik kereta ekonomi, di dalamnya ‘full sound’, alias selalu aja ada suara, orang jualan, orang ngamen, suara ringtone norak, macem2 dah, rame abis pokoknya. kerennya lagi apa aja dijual di sini, udh ky swalayan berjalan. mantap..
yg bikin terharu di dalam kereta semua org berbagi, berbagi kursi, berbagi cerita, berbagi keluh dan peluh. pokoknya membaur banget deh.. mungkin jg karena ruang yg tersisa tinggal sedikit di tiap gerbong. tapi tetep aja, semua berbagi.. bahkan sy dan seorg bpk d dpn sy bertukar ruang utk kaki supaya bisa selonjor. i smell your feet, you smell mine, hahaha.
panas dan gerah udh pasti berasa, punggung jg akan berasa ‘ngek’ karena duduk tegak di kursi yg tidak empuk. yah sesuai bayaran sih.. untung aja bawa hape jd bisa fesbukan. tp sejak dr stasiun pasirbungur, hape sy eror gak nangkep sinyal. gak tau knp. ugh! fb is down for me.
malam masih baru mulai hari itu, tp perut udh lapar bgt. need to eat! pesen deh tuh nasi rames 3ribu perak. wow, isinya komplit sih, cuma dgn ukuran mini semua. ada nasi kira2 7 sendok makan, tempe orek sesendok, mie goreng sesendok, dan telor disambelin belah-tujuh, tipis bgt telornya! abis makan ngantuk langsung..dan mulai boring. hmmpff…..
singkat cerita, kami udh smp kediri. d kediri penumpang silih berganti, ada yg naik, ada yg turun. begitu jg di tulungagung. jadilah d dpn kami dua org baru, satu org mahasiswa yg kuliah d malang, satu org bapak muda bersama anaknya yg bernama ‘royan’. nama yg bagus, seperti salah satu pintu surga. itu bukannya 3 org yah?? hehehe..
cerita punya cerita ternyata si bapak muda ini pernah mengantar roti pesanan ibunya si mahasiswa. well, is world that small? yeah, sometimes it is. tp ngobrol kami semakin seru ketika menyangkut sepakbola, apalagi klo ngomongin klub bola jawa timur kaya arema, persik atau persebaya. langsung!! onfire.
saat sudah mendekat stasiun malang si bapak muda pindah duduk ke kursi lain yg kosong bersama istrinya. tinggal bertiga deh, sy, ganang, dan si ferdi (si mhsw itu). sy tanya2 dia tentang malang, mungkin krn baru setahun di sana gak smua pertanyaan sy terjawab sm dia. dan..kmudian..dia bilang klo dia kembar, dan klo tmn kembarannya itu ngajak ngobrol dia manut2 aja. padahal sy gak nanya apa2 (^.^ jd inget ii deh klo dgr yg kembar2 gini ^.^)
kereta pun akhirnya tiba d stasiun malang kota baru pukul 9.35, dan langsung deh sy cari toilet, hehehe. abis itu telpon2in penginapan, dan kebanyakan pada penuh alias fullbooked. taunya ada tuh di kosabra di jalan gresik, eh disamperin jauh2 gak taunya bru bisa cek in jam 2 siang. wah gak sanggup deh, bdn udh demek abis, pengen mandi bgt!
balik lg deh kami ke stasiun utk beli tiket pulang, tp sebelum itu sarapan dulu bro, lepra berat. smp stasiun tnyata tiket matarmaja gak bisa dipesen, hrs beli d hari H. untung aja tuh tempat pemesana tiket adem, bisa buat ngaso lho. ngasolah kami di situ sambil nelpon nyari penginapan yg udh sy list dr internet. dan akhirnya dapat jg, deket stasiun 300 m, tp harganya lumayan. tp gpp deh drpd demek terus nih badan. bagusnya lagi bs langsung cek in. kesampean deh mandi dan sholat, alhamdulillah..

ini nih kamar tempat nginepnya di hotel menara
abis itu susun rencana jalan utk sore ini, dan walah dalah tau2 ketiduran. mimpi pula ttg jalan2 d malang, jd bangun deh. jam menunjukkan pukul 14.07. wah mesti siap2 jalan nih. soalnya target sudah disusun dan waktunya gak banyak. langsung deh kluar hotel, ke tujuan 1 : taman senaputra, jalan kaki bro kan bekpeker.. smp sana nanya sm yg jaga loket, “bu di sini ada apa aja ya?”. sambil ngunyah makanan si ibu penjaga loket bilang, “di si..nyam..ni ada kolam..nyam..renang sama ta..nyam..man bermain ..nyam.. anak2″. gak jadi masuk deh, cm foto aja di dpn loket, hehe.

di (luar) taman budaya senaputra
target berikutnya adalah stadion gajayana. utk ke sana jalan sih bisa aja, cm biar hemat waktu kami naik angkot aja. keren loh gajayana, stadion yg full color. nah, di sblh gajayana adalah mog (malang olimpic garden), yg ternyata sebuah mal. sempet nyoba masuk jg sih, tp cm k atm doang. keabisan duit rek..

stadion gajayana yg full color!
dari situ kami ke alun2 kota, cukup satu kali angkot aja. turun d dpn sarinah malang, trus nyebrang sampe deh. alun2 rame bgt, bnyk org jualan, dan bnyk jg sekeluarga pd nongkrong. gak jauh dari alun2 ada masjid jami’ malang yg notabene adalah target kami jg. masjid dgn warna eksterior hijau putih ini interiornya dominan kayu lho.. di situ kami sempat sholat magrib bareng wong malang.

alun-alun kota malang nih..

masjid jami yg sendu di senja malang..
target terakhir kami hr itu, blm ketauan pasti letaknya dmn, cm tau ancer2nya aja. dengan modal gps-paper kami jalan tuh k arah utara alun2, baru 100 meter eh ketemu tuh target : toko oen. toko eskrim dari jaman belande dulu, sejak tahun 1930. eskrim di situ mahal bener, satu skup 10ribu perak. rasanya jg biasa aja. masih enakan eskrim wall’s. tp kpn lagi coba makan eskrim kolonial?

suasana dalam toko oen

ini nih eskrim kolonial itu.. biasa aja rasanya.
masih blm kenyang kami jalan ke perempatan jalan basuki rahmat. di tengah jalan ketemu yg jualan angsle depan telkom plasa malang. sebenarnya banyak makanan lain dijual di situ, di jalan buntu sempit selebar 2,5 meter. tp sy mau nyoba angsle penasaran dgn nama dan rasanya. hmm..angsle taunya gak manis, lebih ke arah gurih rasanya. tapi lumayan buat ganjelan perut, hehe.

angsle depan telkom plasa malang
jalan lagi.. target makan malam kami adalah resto agung. sebuah resto yg kami lihat pagi harinya saat mau ke kosabra. ini kayanya resto dgn hrg makanan termurah di malang deh, bayangin aja nasi rawon cm 5ribu perak, teh manis 250 perak, teh tawar 100 perak. edan, masih ada yg begini. resto ini interiornya keren loh, minimalis modern. resto yg sy rekomen buat bekpeker, jaminan murah dan kenyang.

makan murah meriah di resto agung
ada yg mantap di resto ini, bru pertama kali sy liat sebuah alat inovasi teknologi bernama : tusuk gigi otomatis. cukup tekan tombol biru di atasnya dan keluarlah satu tusuk gigi. keren! i’ve never seen it before.

tusuk gigi otomatissss.. (diucapkan dgn gaya doraemon)
stlh kenyang makan, pulang deh ke hotel. bersiap utk misi esok harinya. sebuah misi historis utk menemukan tetangga mama sewaktu masih di malang, sewaktu umur sy bru 1 tahun. tentu saja tetap dgn bantuan gps-paper alias google map yg di-print. good night malang..

tools ber-bekpeker : hape esia gogo dan gps-paper (baca : print2an google map, hehehe)
[bersambung..]
hotel menara
jl. pajajaran, malang
standard room : rp 110000
taman budaya senaputra
jl. belakang rsu, malang
karcis dewasa : rp 7000
karcis anak-anak : rp 6000
toko oen
jl. basuki rahmat, malang
chocolate : rp 10000
strawberry : rp 10000
napolitain : rp 18000
angsle depan telkom
depan telkom plasa, malang
angsle : rp 2500
resto agung
jl. basuki rahmat, malang
teh manis : rp 250
nasi rawon : rp 5000
pecel ayam : rp 6500
kisah delapan juli
wah kmrn bnr2 hari yg seru. gimana gak? kan lagi ada pesta demokrasi di seantero negeri. kali ini pestanya lebih simpel dan ringkas, secara kertas suaranya gak segede gaban lagi, hahaha. sekarang kertasnya gampang dibuka dan dilipat lagi. milihnya jg gampang, cuma 3 pilihan, bisa pakai lagu ‘cap cip cup’ loh klo bingung milih..
sy termasuk org yg gak masuk d.p.t utk pesta kmrn itu, gak tau knp bisa gitu.. tapi akhirnya bisa juga ikutan pesta pakai wildcard (baca : ktp), cool! jadilah sy ikutan nyontreng deh, meski harus nunggu jam 12 siang utk bisa pakai wildcard itu, hihihi. enaknya pakai wildcard, gak pakai ngantri cuy!
kmrn itu ada zia dan emaknya dtg ke rumah, krn sang emak dapat jatah nyontreng di lingkungan kami. nah hari itu si emak minta ditemenin ke pacific place, dgn alasan “zia blm liat yupiland nih om..”, “buruan om ke sana mumpung ada pameran coklat silverqueen”, dsb. padahal si zia anteng2 aja, kalem. tapi untuk alasan yg satu ini sy nyerah juga : “kasian tuh mama blm pernah ke sana..”, okay i’m going. lagipula sy jg blm pernah sih ke pacific place.
sampai di sana, di ground floor ada kingkong guede bgt yg terbuat dr coklat silverqueen. kami sempet foto2 di depan tuh kingkong, tp zia agak takut dgr suara kingkongnya. abis itu liat yupiland, di situ permen yupi disusun dan dibentuk jd lumba2, kuda laut, dinosaurus, sapi, buaya, macem2 dah, bahkan jd mumi juga. abis itu kita naik ke lantai 5 terus turun lg ke ground, nungguin bapaknya zia keluar dr tempat kerja. si zia seneng bgt kolam di situ, bawaanya mau nyebur aja..
jam 18 lewat bapaknya keluar jg, ya udh trus kami ke mushola aja dulu. sekalian sy mau liat kaya apa mushola di mal semewah ini, hmmm.. ternyata bagus, tempat wudhu dipisah, tempat sholat jg dipisah. musholanya bersih terang dan gak sumpek. ada satu hal yg bikin sy terkesan dgn mushola di sini : ada air minum botol kecil utk mereka yg sudah sholat, gratis pula! salut..two thumbs up! salutnya lg yg ngambil tuh air gak mau gratis gitu aja, mereka pada masukin uang di kotak amal dulu, padahal itu beneran gratis. patut dicontoh nih..
abis itu kami makan di tempat yg menurut kami paling terjangkau yaitu…wendy’s. yg lain keliatannya sih pada mahal, dan jg sebagian nama tempatnya baru sy dengar seperti : y&y, hot shot, tiamo, pan, aji tei, dsb. dan ternyata emang wendy’s ini yg paling ramai pengunjung..hahaha..yg murah emang pasti ramai. jam 19an kami pun pulang. zia, emaknya, dan bapaknya naik motor, sementara sy dan mama pulang naik busway.
setelah berpindah2 halte di perjalanan akhirnya sy dan mama sampai di rmh jam 20.40an. setelah ganti baju dan bersih2, mama nonton tipi, sdgkan sy udah mapan di kasur. kemudian lagi asik2 nonton tipi tiba-tiba.. pet, semua gelap. damn! mati lampu! yah lengkaplah kisah hari ini.. lalu mama berteriak, “ndra..ambilin lilin di dapur sm korek!”
depok fantasi waterpark
hihi..akhirnya kesampaian jg sy utk berenang, sampai dibela2in cuti segala. niatnya sih biar gak terlalu rame berenang di weekday.
setelah cari2 info, akhirnya pilihan jatuh ke depok fantasi waterpark. knp? karena di sini pas weekday jam 9 udh buka, klo di tempat lain biasanya jam 11 baru buka. dan karena menurut sy tempatnya deket dari pd.cabe, makanya sy ngajak hafiz dan ombudz. jadilah kami berempat naik motor ke sana. ternyataaa… jauh juga! butuh 1 jam perjalanan utk sampai. fiuhhh…
pas nyampe ternyata udh bnyk ibu2 plus anaknya yg lg nunggu loket buka. trus gak brp lama datang lagi rombongan anak tk, weleh.. kirain hari biasa sepi?!?! tapi gpp, toh pasti mereka gak akan naik ke waterslide yg setinggi 12 meter, scr masih pada kecil2..
stlh beli tiket 4 buah seharga 100ribu, masuklah kita ke dalam. trus nyari tempat ganti, abis ganti kami sewa 2 loker seharga 10ribu karena gak ada satupun dari kami yg mau jadi penjaga tas, hehehe. oya, tiket yg kita beli akan ditukarkan menjadi gelang tanda masuk.

nih, gelangnya kaya gini..
nah di depok waterpark ini temanya adalah agrabah, jd ada aladin, jasmine, jin, monyetnya aladin, lampu wasiat, dsb. sy pribadi berenang cuma mau ngerasain waterslide yg tinggi2 itu tuh.. dan ternyataaa ngeri juga! argh, tangan dan kaki pada lecet karena panik berasa mau keluar dari slidenya. klo menurut sy, tempat ini agak kurang menyenangkan utk org dewasa, tapi klo buat anak2 nih tempat ajiib abiss.

ini viewnya dari tower waterslide
karena cuaca yg benar2 panas, maka kami gak kuat lama berenang. soalnya terasa bgt tuh badan pada gosong, scr kami gak ada yg pake sunblock. selain itu gak ada satupun dari kami yg pemanasan sebelum renang. dasar org kampung! hehehe…
jadi ingat ya.. klo mau berenang jgn lupa pake sunblock, trus pemanasan jg. jgn kaya kami ini, keburu nafsu maunya langsung nyeburrr.

hafiz, yudz, ombudz, ganang
nahhh, abis berenang pada kelaparan. di jalan pulang kami mampir ke bakmi langgara, eh ternyata ada menu bakmi ijo. hmmm..bakmi yg aneh. langsung aja sy pesen itu, klo ganang, hafiz, dan ombudz, milihnya makanan standar. tapi si ganang nambah bakmi ijo, dsr mahasiswa bawaanya laper.

bakmi ijo, mantabzs!
abis itu udah deh langsung pulang, kenyang sih tapi lumayan capek jg. although burned and scratched it’s fun afterall. right guys? hoohaa!
depok fantasi waterpark
komplek grand depok city
weekday : rp 25000
weekend : rp 40000
bakmi ijo langgara
tanpa bakso : rp 8000
pakai bakso : rp 11000
jalan jalan jogja
JOGJA! JOGJA!
dua weekend di akhir juli ini jogja jd tujuan perjalanan sy. maklum lah sibuk urusan museum sandi, seperti biasalah : nguli.. :P
weekend sebelumnya sy bersama tim amigamusa (pyoon + moo) merampungkan urusan touchscreen dan lcdtv. hasilnya masih blm rampung juga waktu itu.

lunch time @ soto kadipuro, mak nyosss!
di weekend kmrn ini sy ke jogja lagi untuk peresmian museum. kali ini pasukan yg ikut lebih banyak, maklum saja mau sekalian acara peresmian soalnya. setelah mondar-mandir gedebukan-gedebukin di hari-hari sebelum peresmian, akhirnya peresmian berhasil dijalankan, yah..tentu saja dengan banyak kekurangan di dalamnya. di hari H itu sy nguantuk bener..inginnya ketemu kasur aja (lebih enak klo ada guling hidupnya yah..hehe).

the team after the show
hebatnya lagi, begitu selesai diresmikan museum sandi langsung jadi idola dan diserbu anak-anak SD sekitar pujokusuman jogja. ya tentu saja pikir sy, lha wong di museum sandi itu ada gamesnya, touchscreen pula, betahlah anak-anak itu di sana. mudah2an sih bisa jd awal minat dan ketertarikan mereka atas kriptografi, demi kemajuan persandian indonesia di masa depan.

serbuan anak-anak SD di museum sandi
PHUGHND!
jjs @ k.l
tengah desember ini, sy dan mas danang (terpaksa) berkunjung ke KL untuk tugas dgn opscode : trio macan. :P
kami sempat terengah-engah karena lari-larian di soekarno-hatta agar gak telat check-in. fiuhh.. untung ada org baik yg menemani kami lari dan tapi akhirnya minta bayaran 50ribu per orang. baik gak sih tuh?
“selamat datang, tuan dan puan.”

ini dia remote capture KL lewat a710 sy. tampak dua ikon malaysia, KL tower dan petronas twin tower.

kami numpang tidur di dorsett regency yg klo dihitung-hitung termasuk mahal buat kami. udah gitu hotel ini minta deposit segala lagi..behh… jadilah kami mendadak miskin.

ini nih operasi trio macan itu.. kelihatan keren kan? hehe..padahal sih…

setelah lelah beroperasi tiba saatnya utk turun ke jalan.. keren banget gak sih gw?

tadda..! bonus! liat cewe-cewe kayak barbie bening-bening banget…

ckckckckc… dipilih dipilih mas.. yuk..

ternyata jalan ke petronas lumayan jauh juga.. ini lg d KLCC tepat dibelakang ini adalah ’si kembar’ itu.. alias udah deket.. tinggal 50 meter lagi tapi udah bisa pasang pose standar KL : bekgron petronas.

bagusnya di tempat semewah petronas, masih ada taman di sekitarnya. taman ini adalah tamannya suria KLCC, tempat belanja yg kayaknya sih gak terjangkau kantong sy, selain makanan. di suria KLCC ini jg sy sempat nyobain nasi lemak..dan rasanya..gak lagi-lagi deh. plain abiss…datar! masih enakan nasi uduk kemana-mana. serupa tapi beda.

tapi menangnya KL dari jakarta itu adalah sarana transportasi umum yg benar-benar nyaman dan canggih punya. jadi benar-benar dibuat supaya org-org tergoda dan ketagihan naik angkutan umum daripada bawa mobil pribadi. seperti saat kami naik kereta dari KLCC ke pasar seni, gak ada tuh yg namanya pedagang berjualan di dalam kereta. pokoke nyaman..man..man.. jakarta bisa gak kayak gini?

dari stasiun pasar seni kami jalan kaki ke jalan petaling. di jalan petaling suasananya mirip banget sama blok m. tetap banyak cokin, gak beda-beda amat. tapi sy lihat semua pedagang di sini pegang handytalkie. jadi koordinasi antar pedagangnya bagus.

habis dari petaling buat belanja oleh-oleh, pulangnya kami nyoba monorail, secara di jakarta monorailnya gak jadi-jadi. hehe.. yg ini juga asoy.. nyaman dan cepat. pokoknya puaslah.

akhirnya sampai jg kami di perempatan dekat hotel, kayak gini nih suasana downtown KL. rame terus. banyak pejalan kaki. banyak pencuci mata..hahaha..

malamnya kami jalan lagi, laper euy! emang dasar perut kampung yak…nyarinya nasi padang jg. sesuai slogan rakyat indonesia lah : “vokoke wareg sing venting kenyang”.

tapi emang, selama di KL makanan ini yg paling klop di lidah dan perut kami.
d^-^b kenyang d^-^b.

ada yg keren nih. musisi jalanan di bintang walk. traditional but groovy.

well..segitu saja ceritanya. berhubung saya haus dan harus pulang ke jakarta. maka sy minum air gratis di bandara KLIA. yg gratis emang paling uenak..
“jumpa lagi”
satu lagi kisah norak saya.. :P
yup…ini tampaknya akan jadi satu lagi kisah norak sy,
selain kisah “ke dufan setelah 15 tahun”.. hehehehe..
inilah tempat yg baru pertama kali sy kunjungi…
kebun raya bogor (kedengaran agak norak kan?)
ternyata kebun raya bogor cukup panas..atau mungkin karena sedang ramai ya???..
tapi setidaknya masih lebih baik dari jakarta yg kebanyakan mall.. lagipula jakarta gak punya tuh kebun raya, hehehehe..

di sana sy lihat pameran foto ulang tahun kebun raya bogor..
cukup menarik, karena ditampilkan dalam beberapa papan anyaman bambu khas jawa barat. dan yg lebih menarik lagi, foto yg jadi juara 1 adalah hasil karya teman sy sendiri, namanya D.I.D.A. ini nih foto dia yg jadi jawaranya..

uniknya lagi teman sy ini baru sekali-kalinya ikutan lomba foto..life is full of surprises right? tentu saja, karena sy yg sudah 3 kali ikutan lomba foto saja belum pernah tuh jadi juara, bahkan untuk sekedar juara harapan 3 sekalipun.. :P
kembali ke kebun raya…

kebetulan hari ini (27 mei 07) masih dalam rangka peringatan 190 tahun kebun raya. jadi di sana sedang banyak acara, ada pameran, bazar, dan panggung hiburan.

di bazar yg ada menjual bermacam-macam tanaman : kaktus, anggrek, dan bahkan kantung semar. kantung semar ternyata mahal euy! bibitnya aja 50ribu…fuuuh..
kesan pertama sy mengunjungi kebun raya bogor…
hmm… gak terlalu enjoy sih. yah mungkin karena terlalu ramai… jadi, sy putuskan, sy harus datang lagi lain waktu. ada yg mau ikut?
oya.. sy dapat nih foto bogor dari ketinggian..
quiz : “darimanakah foto ini diambil ?” :P

pameran 1000 foto dan workshop
PAMERAN 1000 FOTO
Kreativitas Pencinta Fotografi
Kami Panitia Pameran 1000 Foto dengan ini berkeinginan mengundang dan mengajak Bapak, Ibu, dan Rekan-Rekan Fotografer di mana pun berada untuk ikut hadir dan melihat lebih jelas karya-karya foto anak bangsa dalam suatu acara untuk membangun tali silahturahmi yang lebih erat lagi melalui media acara Pameran Foto.
Pameran 1000 Foto ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 1 bulan mulai tanggal 16 Januari 2007 hingga 18 Februari 2007. Dengan Tema : “1000 Foto, Berjuta Kreativitas Tanpa Batas”. (diambil dari www.1000foto.org)
tanggal : 16 januari 2007 – 18 februari 2007
waktu : 9 pagi – 4 sore
lokasi :
Ruang Serba Guna Lt.4
Museum Bank Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No. 1 Jakarta-Kota
Tlp. (021) 690-2000 (ext. 2003) Fax. (021) 6900993
url : www.1000foto.org
nb: ada workshop-nya juga loh…

updated : senang rasanya bisa ikut workshop ini dan hunting foto rame-rame
jalan-jalan sonix++ ke puncak
ini dia cerita foto kami, SOldier of tweNty sIX-aka SONIX, vila prima puncak, 23-24 Desember 2006. sebuah end-year trip, enjoy..
oke, pertama, kenalin nih anak-anak SONIX disusun urut absensi jaman dahulu kala di sebuah desa terpencil antah-berantah..

line 1 dari kiri ke kanan:
-ahmad muammar wk [ammar]: selebriti-nya SONIX (siapa coba yg ga kenal?)
-ahmad sulhan [babeh]: tidak ikut serta, ikut kamp peduli
-ardiansyah pramos [pram]: juga tidak ikut serta, lagi di aceh
-ari harmoko [pakdhe]: tidak ikut serta karena urusan ‘puenting’
-cholis hanifurohman [cholz]: masganteng yg jomblo

line 2 dari kiri ke kanan:
-didik utomo [didik]: bapak satu anak yg juga bos warnet
-iwan sugiyono [nawi]: tidak ikut serta, muqoyam katanya
-jodie prasetyo [jodie]: wakil 1 polkam yg dermawan
-khairunisa [beuce']: premanita tanjung priok
-lutfiah [elut]: enyaknye anak-anak

line 3 dari kiri ke kanan:
-mahendra [mandra]: tidak ikut serta, sibuk bisnis minyak
-m.yudhistira [yudz]: fotografer amatiran
-meyli mahabas [mey]: ibu beranak satu yg selalu lapar
-nurul sugiarti [nurul]: paling dulu S1..huhuhu..
-obrina chandra [bry]: the man of the event

line 4 dari kiri ke kanan:
-rahmat purwoko [kempow]: lagi enjoy di desa terpencil antah berantah
-ratna dewi [ratna]: ibu beranak satu yg aneh..
-rian irawan [rex]: bandar komik dan jagoan WE (sedikit di atas saya lah..)
-septi riana [ria]: tidak ikut serta, kondangan ke jambi (ga ada yg jauh lagi?)
-suci maharani [suci]: the “guess who with her now” girl

line 5 dari kiri ke kanan:
-ujang priyono [jaunk]: orang kaya elit di SONIX
-yusuf adi zarmawan [togel]: wakil 2 polkam yg teteeep..otak jorok, tapi bikin rame
dan sekarang kenalkan para pendamping (baca:plus-plusnya SONIX) urut abjad

plus1 dari kiri ke kanan:
-agung : kapten, now he’s with her.
-digha : anaknya ibu-ibu yg selalu lapar itu.. most stylist in the event
-lela : the wife of the man (istrinya bry)
-pakde : pengantar separuh genk SONIX
-qodri : adiknya enyak kite..

plus2 dari kiri ke kanan:
-rara : anaknya bos warnet dan juga bu tari
-sinta : “cinta lama bersemi kembali”-nya togel
-tari : ibu muda beranak satu yg suaminya bos warnet
-yogha : bapaknya digha yg banyak proyek
Yak, itulah tadi gerombolan SONIX plus-plus yg berangkat ke sana. Selanjutnya adalah aksi-aksi kami di sana juga. Yuuk..

ini sebelum berangkat, ngumpul dulu..pake telat 2 jam (ter..la..lu..)


main DOTA, main WE, main futsal…lengkap deh!

berenang?? pastinya….hehehe..
dua hari di sana cukup menyenangkan. lebih menyenangkan lagi sih klo lengkap anak-anak SONIX nya ditambah plus-plus nya. Mungkin lain waktu bisa terwujud. Sebagai penutup ini ada foto anak-anak SONIX (ga lengkap sih..ga ada gw juga..pret! nasib fotografer ya gini nih..:P)

"murah = tidak nyaman"?

yehehehe…
setelah hampir 15 tahun ga pernah ke dufan (agak memalukan juga sih-red), akhirnya sy sempat juga bertandang ke sana. dulu sih (15 tahun lalu) semua wahana-nya terlihat besar bagi sy. mungkin juga karena dulu itu sy masih anak SD..
contohnya kora-kora, dulu tuh kayanya guedhue bgt tuh perahu, tapi ternyata cuma segitu aja ukurannya..
agak gak enak juga sih waktu sy ke sana, soalnya rame banget padahal itu hari biasa, tp emang lagi promo tiket 35ribu perak sih.. bayangkan, untuk naik satu permainan dengan durasi 60 – 300 detik saja, sy harus ngantri setidaknya 1 jam
(1 jam = 3600 detik). makanya waktu sy habis hanya untuk ngantri (berdiri pula,fiuh..).
apa gara2 tiketnya lagi murah terus jadi sangat ramai gini ya? masa’ sih di kota ini (baca : jakarta-red) rumusnya “murah = tidak nyaman” ? ayolah bapak2 yang lagi pada nampang bedua-duaan di poster2 di pinggir jalan, gimana nih solusinya?
anyway, dengan segala kekurangannya, dufan masih lumayan fun juga kok..hehehe.. ada yg mau ke sana lagi?
mount titlis : yet another way to my dream
grutzi!
hai apa kabar? selasa kemaren (270606) is one of the happy days in my life.
yup, gw akhirnya bisa megang salju (plus main2 di salju).
buat gw hari itu like a dream come true…
ibaratnya tuh kaya’ di freezer raksasa aja, subhanallah.
hari itu gw dan tim swiss 06 diajak jalan2 ke mount titlis di engelberg swiss. sampai di sana ada tempat namanya titlis rotair, dari situ naik gondola ke puncak titlis. terus main seluncuran di salju. ketagihan men! abis itu makan, abis makan diajakin ke bekuan es di dalam gunung, gila dingin bgt! pas turunnya seru lagi, setengah jalan naik gondola. setengahnya lagi naik skuter. tuh skuter kaya’ sepeda sih cuma gak ada joknya, cuma bisa buat berdiri aja. gak pake genjot, lha wong cuma turunan doang. tapi speed-nya…. gila, wushhh! kuenceeeeeng men!
abis dari situ pulangnya pada jalan2 dulu ke luzern, nih kota bagus bgt. sungainya jernih abis. mungkin orang eropa lebih menghargai alam daripada sebagian orang di belahan dunia lain. benar2 kota untuk dihuni manusialah pokoknya.
sorenya balik lagi deh ke apartemen di zug. capek2 n pegel2 berasa impas sama apa yang gw dapat hari itu.
so, have you learn something? i do. :)
note :gw sih maunya pengen lagi ke titlis, tapi… :P
mungkin lain kali ada kesempatan, mungkin lain kali ke zaragoza. huehehehe….
tour de suisse #3
part 3 : Geneva – Bern – Zug /180606
dari Geneva, kami berangkat ke Bern. biasalah, ada titipan buat pak Komang. lagian juga itung2 jalan2. di stasiun Geneva kita ketinggalan kereta (lagi), lumayan lama nunggu kereta berikutnya, jadinya ya tentu saja : foto2 dululah. tapi kali ini foto2 yg di stasiun Geneva gak gw pasang. gpp ya.
di Bern kita ternyata sudah ditunggu pak Komang, langsung aja deh jalan ke rumahnya. Gak lama, ya sekitar 15 menit sampailah kita di apartemen pak Komang. eh, ngomong2 anaknya yg cewek cakep lho, tapi masih kelas dua smp. hehehe..

- trem di Bern -

- sungai di Bern yg banyak bule -
karena gak banyak waktu di Bern, kita cuma makan bakso (gak tau deh daging babi apa gak, yg penting enak dan nambah). abis itu diajak jalan ke pinggir sungai yg apa namanya gw gak tau. di sana bule2 pada sunbathing dan berenang. biasalah karena kita mau balik lagi ke Zug, foto bareng dulu kaya’nya perlu dah.

- cakep kan anaknya pak Komang? -
abis dari tempat berjemur para bule Bern, kami cabut ke stasiun. soalnya takut ketinggalan kereta ke Luzern biar gak kemalaman. sampai di stasiun Bern, pas bgt tuh kereta udah standby, 10 menit kemudian jalanlah kereta ke Luzern. dari Luzern buru2 pindah kereta naik yg ke Zug, biar kata gak yakin2 bgt sama kereta yg kita naikin kita mah cuek aja. lha wong klo nyasar juga gpp, kan turis..
dari stasiun Zug kita jalan lagi ke apartemen, biar mendung juga cuek aja, kan turissssss…. ehm, round trip ini memang agak melelahkan tapi kami senang dan puas. kaya’nya kita menang tuh lomba foto lawan tim swiss 05. hehehe..

- ceritanya mau nyari tumpangan balik -
– the end –
tour de suisse #2
part 2 : Zurich – Geneva/170606
di kereta ke Geneva, kami ketemu ‘orang indo’ (sebutan u/ orang indonesia). memet namanya, dia kerja di hotel terkenal di swiss. berani jg sih tuh anak, soale abis lulus smu dia langsung cabut ke swiss buat kerja. awalnya nyuci piring sampai akhirnya kerja di hotel. berani ya?
di stasiun Geneva, nungguin mas Fajar cukup lama. jadi seperti biasanya foto2 dululah yaw…

- model iklan kereta -
setelah beberapa lama, mas Fajar nongol juga, langsung deh tuh pada walking2 around di Geneva. Start awalnya : daerah sekitar stasiun Geneva.

- liat2 suvenir -

- Geneva bang-get -
Abis itu liat2 suvenir, foto2 di air mancur khas Geneva, mejeng di prapatan, terus masuk ke jalan-jalan, asli keren abis. pokoknya eropa bgt dah…


- biar di prapatan, tetep aja swiss -
di rumah mas Fajar taunya diundang ikutan acara amal untuk Jogja, padahal ngantuk bgt, suer! gw sampai ketiduran di bangku penonton. fuuh..capek bgt nih di Geneva. sebagai penutup, sebelum cabut ke Bern, foto bareng dululah..

- bareng keluarga mas Fajar -
– end of part 2 —
tour de suisse #1
part1 : Zug – Zurich/170606
guten morgen. pagi-pagi bgt tim swiss 06 pada bangun, soalnya kami mau jalan-jalan keliling swiss. pagi itu angin kenceng bgt mana dingin pula, brrr.. karena kemarinnya dah beli tiket mahal (buat kereta roundtrip) seharga CHF 162, maka diputuskan untuk jalan aja ke stasiun daripada naik bis. ngirit men!

- tiket CHF 162 (1 CHF = 7500 IDR) -
kami pada jalan2 santai aja ke stasiun Zug, biar dingin gaya jalan terus… ternyata jalan ke sana gak terlalu jauh. malahan bisa foto2 di jalan. pokoknya cuek aja, kan turis..

- walking to Zug Banhof -
akhirnya sampai juga di stasiun, eh terus ngeliat grafiti keren. jiwa bomber gw langsung aja minta mejeng sebentar.

- mejeng dulu men -
di stasiun ketinggalan kereta pertama yg ke Zurich, jadinya ya nongkrong dulu dan tentu saja berfoto dan bergaya. hehehe…

- santai sejenak di stasiun Zug -
terus pas di kereta sebangku sama cewek lokal, tapi sayang dia tidur (padahal mau gw ajak ngobrol tuh).

- too bad she is sleeping..:P -
dan akhirnya……. sampai jugalah kami di stasiun Zurich. nongkrong sebentar abis itu pindah peron ganti kereta untuk menuju Geneva.

- stasiun Zurich -
– end of part 1 –
wie geht es ihnen?
apa kabar anda?
ya..gitu deh pokoknya, susah bahasa jerman tuh…
tapi klo belajarnya di sini sih gw mau banget men.
swiss emang keren bgt. bersih. canggih. pokoknya bikin kita bilang
“kok bisa ya?” berulang-ulang.
mari kita lihat sekumpulan anak muda yang rela pergi jauh ke negeri itu..

keren ya? emang!
berangkatnya bingung takut overweight, ternyata gak masalah.
berangkatnya takut klo kesasar semua, lha wong semuanya first time abroad…tapi akhirnya nyampe juga.
belajar sih tetep, tapi hiburan mesti jalan…pokoknya dibawa fun aja deh. gitu dulu kaya’nya.
auf wiedersehen..
